DOGIYAI – PEMDA DOGIYAI,Id. Panitia Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai telah menyelesaikan persiapan teknis untuk salah satu ajang unggulan: Lomba Tarik Tambang. Pertandingan puncak ini dijadwalkan berlangsung pada Senin, 10 Agustus 2026, di Halaman Kantor Bupati Dogiyai.
Ketua Panitia yang diwakili oleh Koordinator Tarik Tambang Marius Yobee,S.Sos HUT RI ke-81 Kabupaten Dogiyai, mengungkapkan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi. Total terdapat 35 grup pendaftar yang kemudian dikelompokkan menjadi 17 Tim finalis untuk bertanding memperebutkan gelar juara. Peserta berasal dari berbagai elemen strategis, meliputi Organisasi Perangkat Daerah (OPD), TNI, Polri, serta karyawan BUMN dan BUMD yang beroperasi di wilayah Dogiyai.
Ketentuan dan Mekanisme Pendaftaran
Menurut keterangan panitia, pendaftaran peserta telah dibuka sejak 5 Agustus 2026 dan ditutup tepat sebelum hari pelaksanaan. Proses pendaftaran dilakukan secara gratis tanpa dipungut biaya (free of charge). Setiap tim wajib mengisi formulir resmi dan menyerahkan daftar nama peserta (termasuk Yosim Pancar jika ada) kepada seksi koordinator lomba. Pengambilan nomor undian pertandingan dilakukan pada hari-H sebelum lomba dimulai.
“Kami mengapresiasi partisipasi seluruh instansi. Pendaftaran sudah tertutup, dan kini fokus kami adalah pada teknis pelaksanaan yang aman, adil, dan sportif,” ujar Koordinasi Tarik tambang Yobee.
Syarat Ketat: Khusus Pria dan Wajib ASN/TNI-Polri
Untuk menjaga standar kompetisi dan keselamatan, panitia menetapkan ketentuan peserta yang ketat:
1. Eligibilitas: Peserta terbatas hanya untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI/Polri, serta pegawai BUMN/BUMD di lingkungan Pemkab Dogiyai. Lomba ini tidak terbuka untuk umum.
2. Komposisi Tim: Setiap regu terdiri dari minimal 9 orang pemain inti dan 2 orang cadangan. Namun, saat bertanding di lapangan, setiap tim hanya diperbolehkan menurunkan 7 orang pemain dengan 2 cadangan sesuai strategi pelatih/tim.
3. Gender: Lomba Tarik Tambang ini khusus kategori Putra. Peserta perempuan tidak diperkenankan mengikuti cabang ini demi alasan keamanan fisik.
4. Tanggung Jawab: Setiap regu sepenuhnya menjadi tanggung jawab pimpinan OPD atau instansi masing-masing.
Tata Tertib Demi Keselamatan dan Sportivitas
Panitia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap tata tertib demi kelancaran acara. Beberapa poin krusial yang harus diperhatikan peserta antara lain:
• Pakaian & Alat: Peserta wajib mengenakan pakaian olahraga dan alas kaki yang aman. Dilarang menggunakan sarung tangan khusus, perekat, resin, atau alat bantu lain yang memberikan keuntungan tidak wajar. Tali juga dilarang dililitkan ke tubuh.
• Disiplin Waktu: Seluruh peserta wajib hadir 15 menit sebelum pertandingan dimulai.
• Fair Play: Menarik tali sebelum aba-aba wasit dianggap pelanggaran. Posisi pemain harus berada di belakang garis start.
• Keputusan Wasit: Keputusan wasit dan panitia bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.
Koordinator Tarik tambang memberikan peringatan keras terkait perilaku selama pertandingan. “Jika terjadi keributan, protes berlebihan, atau tindakan anarkis dari peserta atau suporter, tim tersebut akan langsung didiskualifikasi. Kami ingin lomba ini menjadi sarana mempererat persaudaraan, bukan sumber konflik,” tegasnya.
Panitia mengucapkan selamat bertanding kepada ke-17 tim yang lolos. Semoga semangat sportivitas dan kekompakan menjadi kunci utama dalam meraih kemenangan pada laga puncak Tarik Tambang HUT RI ke-81 di Dogiyai.












