DOGIYAI – PEMDA DOGIYAI,Id.Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai menggelar Apel Pagi Rutin yang dihadiri oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Kontrak di lingkungan Pemkab Dogiyai. Apel yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Dogiyai, Provinsi Papua Tengah, pada Senin (10/8/2026) pukul 07.30 Waktu Papua (WP) ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Dogiyai, Drs. Petrus Agapa, M.Si.
Dalam amanatnya, Sekda Petrus Agapa menyampaikan sejumlah instruksi penting terkait kedisiplinan aparatur, semangat nasionalisme menyambut HUT RI ke-81, serta percepatan transformasi digital dalam manajemen kepegawaian.
Menyambut perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sekda menekankan pentingnya simbol-simbol negara dan partisipasi aktif ASN dalam kegiatan peringatan.
“Pertama, saya menginstruksikan kepada seluruh Kepala OPD dan pegawai untuk segera memasang umbul-umbul dan bendera Merah Putih di setiap kantor pemerintahan di Dogiyai mulai hari ini. Kita adalah abdi negara, maka kita harus patuh dan menunjukkan rasa cinta tanah air melalui tindakan nyata,” tegas Petrus Agapa.
Selain itu, Sekda juga menyoroti pentingnya kedisiplinan dalam berpenampilan. Ia meminta seluruh ASN untuk selalu mengenakan pakaian dinas lengkap sesuai ketentuan saat bertugas, sebagai bentuk profesionalisme dan penghormatan terhadap institusi pemerintah.
Untuk membangun kekompakan dan sportivitas, Sekda secara khusus memerintahkan seluruh pegawai, termasuk tenaga honorer, untuk berpartisipasi aktif dalam rangkaian lomba yang diselenggarakan oleh Panitia HUT RI.
“Apapun jenis lomba yang disiapkan oleh panitia, saya minta semua OPD mengikuti dan meramaikannya. Ini bukan sekadar kompetisi, tetapi sarana untuk mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan antar-pegawai. Jangan ada alasan untuk tidak ikut; tunjukkan semangat Dogiyai Dou Enaa dalam setiap ajang,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda juga memberikan update terkait reformasi birokrasi berbasis teknologi. Ia melaporkan bahwa sehari sebelumnya, tim Pemkab Dogiyai telah melaksanakan sosialisasi dan pendampingan terintegrasi di Nabire mengenai Manajemen Talenta, Penerapan E-Kinerja, Penanganan Disparitas Data Kepegawaian, serta Layanan Document Management System (DMS).
Petrus Agapa memberikan apresiasi tinggi kepada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang telah proaktif melakukan sosialisasi E-Kinerja. Namun, ia mengingatkan bahwa sosialisasi tidak boleh berhenti di level pimpinan atau Kasubbag saja.
“Saya perintahkan para Kasubbag dan pimpinan unit kerja untuk segera mensosialisasikan hasil pelatihan E-Kinerja ini kepada seluruh pegawai di kantor masing-masing. Kita harus memastikan tidak ada lagi pegawai yang gagap teknologi,” katanya.
Ia menegaskan bahwa era manual sudah berakhir. “Sekarang semuanya serba online. Kenaikan pangkat, penilaian kinerja, hingga arsip dokumen semuanya berbasis digital. Jika kita masih bekerja dengan cara manual, kita akan tertinggal. Oleh karena itu, adaptasi terhadap sistem DMS dan E-Kinerja adalah kewajiban mutlak bagi setiap ASN di Dogiyai,” tutup Sekda Petrus Agapa.
Apel pagi ini ditutup dengan doa bersama dan harapan agar seluruh ASN dapat menjalankan tugas dengan penuh integritas, disiplin, dan inovasi demi kemajuan Kabupaten Dogiyai.












