DOGIYAI – PEMDA DOGIYAI,Id.Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur RSUD Dogiyai yang juga merangkap sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dogiyai, dr. Maria Clara Giyai, M.Kes., resmi ditunjuk sebagai penanggung jawab Bidang Kesehatan, Gizi, Lingkungan, dan PAUD Holistik Integratif (HI) dalam struktur Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kabupaten Dogiyai.
Penunjukan ini menegaskan komitmen Pemkab Dogiyai untuk menerapkan pendekatan holistik dalam pendidikan anak usia dini, di mana aspek kesehatan dan gizi ditempatkan setara dengan aspek kognitif.
Dr. Maria Clara menekankan bahwa kesehatan fisik dan kecukupan gizi adalah prasyarat utama bagi optimalisasi tumbuh kembang anak. “Tanpa tubuh yang sehat dan gizi yang baik, proses belajar anak tidak akan maksimal. Bidang Kesehatan akan memastikan setiap anak PAUD di Dogiyai mendapat perhatian khusus dari sisi medis dan nutrisi,” ujarnya.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Bidang Kesehatan Pokja Bunda PAUD Dogiyai akan melaksanakan lima program strategis:
1. Pencegahan Stunting & Gizi Seimbang: Mengawasi asupan gizi di pusat PAUD dan mendukung program pemerintah untuk menekan angka stunting sejak dini.
2. Deteksi Dini Tumbuh Kembang (DDTK): Berkoordinasi dengan kader dan tenaga medis untuk pemeriksaan rutin guna mendeteksi keterlambatan perkembangan anak.
3. Optimalisasi Imunisasi & Posyandu: Memantau cakupan imunisasi dasar lengkap, Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS), pemberian Vitamin A, serta obat cacing (Albendazole).
4. Edukasi Pola Asuh: Memberikan konseling kepada orang tua dan guru mengenai hygiene, pola asuh sehat, serta keamanan pangan bagi anak.
5. Sanitasi Lingkungan: Memastikan lingkungan fisik pusat PAUD bersih, aman, dan bebas dari sumber penyakit.
Langkah ini diharapkan dapat menciptakan sinergi kuat antara sektor kesehatan dan pendidikan, sehingga terlahir generasi Dogiyai yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga sehat fisik dan bebas stunting.












