DOGIYAI – PEMDA DOGIYAI,Id.Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dogiyai, Matias Goo, S.IP., memimpin langsung Apel Siaga Gabungan sekaligus pelepasan Tim Asesmen Faktual Lapangan di halaman Kantor BPBD Dogiyai, pada Jumat (24/7/2026). Kegiatan ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam memastikan bantuan bencana disalurkan secara tepat sasaran dan transparan.
Matias Goo menjelaskan bahwa tujuan utama dari pengiriman tim asesmen ini adalah untuk memverifikasi keakuratan data antara proposal bantuan yang diajukan dengan kondisi faktual di lapangan. Langkah ini diambil untuk menghindari kesalahan data dan memastikan bahwa bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang terdampak.
“Kami mengutus tim khusus untuk turun langsung mengecek fakta di lapangan. Ini adalah tahapan paling penting dalam proses penyaluran bantuan, yaitu validasi data sebelum anggaran dicairkan,” ujar Matias Goo.
Dalam rilis resminya, Matias Goo merinci beberapa lokasi yang menjadi fokus pengecekan tim asesmen hari ini, yang mencakup 11 unit bangunan rusak akibat kebakaran, terdiri dari 9 rumah warga dan 2 rumah ibadah. Rincian lokasi tersebut meliputi:
• Distrik Kamu: Kampung Ikebo (2 rumah) dan satu kampung lainnya (1 rumah).
• Distrik Kamu Utara: Kampung Ekimani (1 rumah).
• Distrik Mapia: Kampung Bomomani dan Kampung Diyoudimi (total 2 rumah).
• Distrik Mapia Tengah: Kampung Megaikebo (1 rumah warga dan 1 rumah ibadah), Kampung Putapa (1 rumah ibadah), serta Kampung Atou (1 rumah warga).
“Total ada 11 bangunan yang akan diverifikasi, termasuk dua rumah ibadah. Hasil laporan faktual dari lapangan nantinya akan ditandatangani oleh Kepala Distrik dan Kepala Kampung sebagai bukti validitas data,” jelasnya.
Matias menekankan bahwa integritas data adalah kunci keberhasilan program penanggulangan bencana. Dengan adanya verifikasi lapangan, BPBD Kabupaten Dogiyai berkomitmen mendukung visi dan misi Bupati serta Wakil Bupati Dogiyai untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berpihak pada rakyat.
“Kami ingin memastikan tidak ada salah sasaran. Bantuan harus sampai ke tangan mereka yang benar-benar membutuhkan. Dukungan penuh kami berikan agar program ini berjalan lancar dan bermanfaat bagi penerima manfaat di kemudian hari,” tutup Matias Goo.
Tim asesmen yang dilepas pagi ini terdiri dari petugas teknis BPBD yang akan bekerja sama dengan aparat distrik dan kampung untuk menyelesaikan verifikasi dalam waktu yang telah ditentukan.












