DOGIYAI – PEMDA DOGIYAI,Id.Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dogiyai resmi menyalurkan bantuan rehabilitasi bagi korban bencana kebakaran. Total terdapat 11 bangunan yang menerima bantuan, yang terdiri dari sembilan rumah warga yang dihuni oleh 11 Kepala Keluarga (KK) serta dua unit rumah ibadah.
Penyaluran bantuan ini dilakukan setelah melalui proses verifikasi ketat. Sebanyak 10 KK menerima bantuan dengan nominal yang bervariasi, disesuaikan dengan hasil verifikasi dan asesmen faktual masing-masing lokasi untuk memastikan keadilan dan ketepatan sasaran.
Kepala BPBD Kabupaten Dogiyai, Matias Goo, menjelaskan bahwa pencairan dana ini didahului oleh turunnya tim asesmen faktual ke lapangan pada Jumat (24/7/2026). Tim tersebut bertugas mencocokkan dokumen usulan bantuan dengan kondisi nyata kerusakan di lokasi kejadian.
“Kami tidak hanya melihat kertas, tetapi kami melihat langsung bukti kerusakan di lapangan. Ini penting agar bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan pemulihan korban,” ujar Matias Goo.
Berdasarkan hasil pendataan, sebaran dampak kebakaran tersebar di beberapa wilayah strategis di Kabupaten Dogiyai, meliputi Distrik Kamuu, Kamuu Utara, Mapia, dan Mapia Tengah. Berikut rincian lokasi terdampak:
1. Distrik Kamuu: Tercatat tiga rumah terdampak, yaitu dua unit di Kampung Ikebo dan satu unit di Kampung Ekemanida.
2. Distrik Kamuu Utara: Satu rumah terdampak berada di Kampung Ekimani.
3. Distrik Mapia: Kebakaran berdampak pada dua rumah warga, masing-masing di Kampung Bomomani dan Kampung Diaudimi.
4. Distrik Mapia Tengah: Dampak tercatat lebih luas, meliputi Kampung Megaikebo dan Kampung Putapa (yang mencakup dua rumah ibadah), serta satu rumah warga lainnya di Kampung Atou.
Dengan dicairkannya bantuan ini, Pemerintah Kabupaten Dogiyai berharap dapat meringankan beban psikologis dan ekonomi para korban. BPBD juga mengimbau kepada seluruh masyarakat di wilayah rawan kebakaran untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan menjaga instalasi listrik serta sumber api di dalam rumah.
“Kami berharap dana ini digunakan sebaik-baiknya untuk membangun kembali tempat tinggal dan tempat ibadah yang layak. Mari kita jaga bersama aset-aset berharga kita,” tambah Matias Goo.
Penyaluran bantuan tahap awal ini menjadi langkah konkret Pemkab Dogiyai dalam menangani pasca-bencana secara cepat dan transparan, dengan harapan para korban dapat segera kembali beraktivitas normal.












