DOGIYAI – PEMDA DOGIYAI,Id.Kabar gembira menyelimuti masyarakat di wilayah Mapia dan sekitarnya. Di bawah kepemimpinan teguh Bupati Dogiyai, Yudas Tebai, S.Pd., M.Si., dan Wakil Bupati, Yuliten Anouw,SE,.Pemerintah Kabupaten Dogiyai melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) berkomitmen penuh untuk menyelesaikan pembangunan dan pengaspalan Jalan Lintas Piyabega pada tahun anggaran 2026 ini.
Komitmen ini bukan sekadar janji politik, melainkan respons konkret terhadap aspirasi rakyat yang telah lama menunggu perbaikan infrastruktur vital di wilayah barat Kabupaten Dogiyai.
Jalan Lintas Piyabega merupakan urat nadi transportasi yang melintasi empat distrik strategis di wilayah Mapia. Selama bertahun-tahun, kondisi jalan ini berada dalam keadaan yang sangat memprihatinkan. Permukaan jalan hancur parah, berlubang-lubang besar, dan dipenuhi genangan becek yang menumpuk, terutama saat musim hujan tiba.
Kondisi ini menciptakan dampak domino yang merugikan: Warga kesulitan mengakses layanan dasar seperti sekolah dan puskesmas,Petani kesulitan mendistribusikan hasil bumi (ubi, keladi, kopi) ke pasar karena risiko kerusakan kendaraan dan tingginya biaya operasional dan Keterputusan akses memperlebar kesenjangan pembangunan antara pusat kabupaten dengan wilayah pedalaman.
Menyadari urgensi perbaikan infrastruktur tersebut, Bupati Yudas Tebai dan Wakil Bupati Yuliten Anouw tidak tinggal diam. Mereka memberikan instruksi tegas kepada Dinas PUPR untuk bergerak cepat (fast track). Tanpa birokrasi yang berbelit, tim teknis langsung turun ke lapangan untuk melakukan survei mendalam terkait tingkat kerusakan, topografi, dan kebutuhan material.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Dogiyai, Ancelino Gobai, menjelaskan bahwa pendekatan yang digunakan adalah eksekusi langsung berbasis data lapangan.
“Kami tidak ingin janji kosong. Setelah survei selesai, kami langsung eksekusi. Tahap penimbunan sudah dilakukan secara masif menggunakan material berkualitas untuk menutup lubang-lubang besar dan meratakan badan jalan agar stabil. Kini, proses berlanjut menuju tahap pengaspalan hotmix yang ditargetkan rampung sepenuhnya tahun ini. Ini adalah prioritas utama Bapak Bupati dan Wakil Bupati,” ungkap Ancelino Gobai.
Langkah nyata ini menunjukkan keseriusan Pemkab Dogiyai dalam mengutamakan konektivitas antar-distrik sebagai kunci pemerataan pembangunan. Perbaikan Jalan Piyabega diharapkan dapat:Memangkas waktu tempuh perjalanan antar-distrik hingga 50%. Dan Menurunkan biaya logistik dan distribusi barang, sehingga harga kebutuhan pokok di wilayah Mapia bisa lebih stabil.
Warga setempat menyambut positif rencana pengaspalan ini dengan antusiasme tinggi. Mereka berharap pekerjaan dapat diselesaikan dengan standar kualitas terbaik dan tahan lama, sehingga tidak perlu dilakukan perbaikan berulang dalam waktu singkat yang justru mengganggu aktivitas.
“Dulu kami susah lewat sini karena becek dan rusak. Motor sering jatuh, mobil mogok. Sekarang ada harapan baru. Terima kasih kepada Bapak Bupati Yudas Tebai dan Wakil Bupati Yuliten Anouw yang benar-benar mendengar keluh kesah kami dan membuktikan kerja nyata,” ujar Bapak Markus Magai.salah satu tokoh masyarakat dan petani di wilayah Mapia.
Dengan selesainya proyek strategis ini, diharapkan integrasi ekonomi dan sosial antara distrik-distrik di wilayah Mapia semakin kuat. Hal ini secara langsung mendukung visi dan misi Bupati Yudas Tebai dan Wakil Bupati Yuliten Anouw untuk mewujudkan “Dogiyai Dou Enaa” sebuah Dogiyai yang Kuat secara infrastruktur, Cerdas dalam pengelolaan sumber daya, dan Maju Bersama seluruh lapisan masyarakat.
Pembangunan Jalan Piyabega menjadi bukti bahwa ketika pemimpin memiliki kemauan politik yang kuat dan berpihak pada rakyat, keterbatasan bukanlah alasan untuk berhenti berkarya.












