DOGIYAI – PEMDA DOGIYAI,Id.Puncak kemeriahan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Dogiyai ditandai dengan pengumuman pemenang Lomba Vokal Group antar OPD dan Masyarakat Umum. Acara berlangsung meriah di Aula Koteka Moge, Moanemani, pada Jumat (14/8/2026).
Pengumuman hasil lomba dibacakan langsung oleh Ketua Dewan Juri, Herman Youw, didampingi anggota juri Theo Agapa dan Sebastianus Dawapa. Turut menyaksikan momen tersebut Ketua Panitia HUT RI, Emanuel Giyai, S.IP., Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) Yulianus Magai, SE., serta Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Daniel Boma, S.Pd.
Dalam sambutannya sebelum membacakan keputusan, Herman Youw menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kualitas penampilan seluruh peserta.
“Saya melihat semua orang Dogiyai memiliki potensi luar biasa yang selama ini mungkin tersembunyi. Hari ini, kita bangkitkan dan pertahankan kembali potensi tersebut. Kami menilai dengan hati, bukan berdasarkan isme atau kedekatan. Ada seribu mata yang menjadi juri sore ini, jadi Bapak/Ibu sekalian juga bisa merasakan siapa yang terbaik,” ujar Herman.
Ia menegaskan bahwa keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat setelah melalui proses penimbangan dan pencermatan yang ketat.
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Juri, berikut adalah para juara yang berhasil meraih poin tertinggi:
I. JUARA UTAMA:
• Juara I: Nomor Undian 23 (Kantor Pajak) – Nilai: 2.430
• Juara II: Nomor Undian 10 (OMK Paroki Maria Imakulata Moanemani) – Nilai: 2.380
• Juara III: Nomor Undian 12 (Weyland Mapia) – Nilai: 2.340
II. JUARA HARAPAN:
• Juara Harapan I: Nomor Undian 01 (Dogiyai BerMazmur) – Nilai: 2.325
• Juara Harapan II: Nomor Undian 02 (Sekretariat DPRD/Sekwan) – Nilai: 2.310
• Juara Harapan III: Nomor Undian 09 (Wamuya) – Nilai: 2.295
Seluruh pemenang akan menerima piala penghargaan dan uang pembinaan yang akan diserahkan secara resmi pada acara puncak peringatan HUT RI ke-81, tanggal 17 Agustus 2026, usai upacara pengibaran bendera di Halaman Kantor Bupati Dogiyai.
Keberhasilan penyelenggaraan lomba ini menunjukkan bahwa seni dan budaya tetap menjadi perekat kuat bagi masyarakat Dogiyai, sekaligus menjadi wadah ekspresi positif bagi ASN maupun masyarakat umum dalam menyambut kemerdekaan.












