DOGIYAI – PEMDA DOGIYAI,Id.Panitia Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Kabupaten Dogiyai mengumumkan perubahan teknis pelaksanaan untuk dua agenda lomba besok,Rabu (12/8/2026). Lomba Baca Puisi tingkat SD, SMP, dan SMA yang semula dijadwalkan terpisah, kini akan dilaksanakan berurutan setelah selesainya Lomba Lari Maraton untuk masyarakat umum.
Ketua Panitia HUT RI ke-81 Kabupaten Dogiyai, Emanuel Yohanes Giyai, S.IP., menjelaskan bahwa keputusan ini diambil untuk efisiensi waktu dan memastikan seluruh peserta dapat berpartisipasi tanpa terlewat.
“Besok, kita akan tetap melaksanakan kedua lomba tersebut. Namun, urutannya adalah Lomba Lari Maraton terlebih dahulu. Setelah acara lari selesai, kita akan langsung melanjutkan dengan Lomba Baca Puisi antar pelajar SD, SMP, dan SMA se-Kabupaten Dogiyai di SD NEGERI Moanemani” ujar Ketua Panitia.
Emanuel mengungkapkan bahwa sebenarnya persiapan untuk lomba puisi sudah rampung sejak hari ini,selasa,11/8/2026). Namun,satu dan hal lain yang menyebabkan beberapa sekolah tidak dapat hadir atau mengalami kesulitan transportasi.
“Sebenarnya kami siap menggelar lomba puisi hari ini karena semua persiapan sudah matang. Namun, mengingat kondisi medan dan kendala lain sehingga kami memutuskan untuk memberikan informasi penyesuaian jadwal. Ini agar sekolah-sekolah memiliki waktu tambahan untuk mempersiapkan peserta mereka dengan lebih baik,” jelasnya.
Panitia secara tegas mengimbau kepada seluruh Kepala Sekolah dan guru pendamping untuk tetap mengirimkan perwakilan peserta mereka besok. Kehadiran peserta sangat krusial demi kelancaran acara.
“Kami meminta kepada sekolah-sekolah untuk tetap mengutus peserta masing-masing. Sebelum lomba dimulai, panitia akan melakukan absensi dan verifikasi daftar hadir dari setiap sekolah. Pastikan nama-nama peserta sudah terdaftar agar tidak ada kendala teknis saat giliran tampil,” tambah Emanuel.
Dengan adanya penyesuaian jadwal ini, panitia berharap antusiasme peserta tidak berkurang. Lomba Lari Maraton yang didukung oleh doorprize dari Bank Papua diharapkan dapat menjadi pembuka semangat, yang kemudian dilanjutkan dengan unjuk bakat sastra para pelajar melalui Lomba Baca Puisi.
Peserta dihimbau untuk datang lebih awal, membawa peralatan yang diperlukan, dan menjaga ketertiban selama rangkaian acara berlangsung.












