DOGIYAI – PEMDA DOGIYAI,Id. Bupati Kabupaten Dogiyai, Yudas Tebai, S.Pd., M.Si., menegaskan bahwa peran Tim Penggerak Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (TP-PKK) serta Bunda PAUD di tingkat distrik merupakan kunci utama dalam mewujudkan visi daerah menuju masyarakat yang cerdas, amanah, damai, dan maju bersama. Pernyataan ini disampaikan Bupati saat menghadiri acara Pelantikan Ketua TP-PKK Distrik dan Pengukuhan Bunda PAUD se-Kabupaten Dogiyai, yang berlangsung di Aula Koteka Moge, Moanemani, pada Rabu (23/7/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Yudas Tebai mengingatkan para ibu yang baru saja dilantik dan dikukuhkan bahwa mereka memegang tanggung jawab strategis. Selain mendampingi suami dalam menjalankan tugas pemerintahan, mereka juga menjadi ujung tombak dalam memajukan kesejahteraan keluarga dan mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas di masing-masing distrik.
“Sebagaimana kita ketahui bersama, TP-PKK merupakan mitra strategis pemerintah yang bersentuhan langsung dengan sendi-sendi kehidupan keluarga. Peran Ibu-Ibu sangat vital, khususnya dalam menyukseskan 10 Program Pokok PKK, termasuk upaya menekan angka stunting melalui perbaikan gizi dan pola asuh anak,” ujar Bupati.
Bupati juga menekankan pentingnya sinergi antara TP-PKK Distrik dengan pemerintah distrik dan kampung. Ia berharap kolaborasi ini dapat mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, menjaga ketahanan pangan keluarga, serta membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di tengah masyarakat.
Menyambut pengukuhan Bunda PAUD Distrik, Bupati menyebut tugas tersebut sebagai amanah mulia. Usia dini merupakan fondasi dasar bagi tumbuh kembang anak, baik secara fisik, mental, maupun spiritual. Oleh karena itu, Bunda PAUD memiliki peran penting sebagai motor penggerak dalam mewujudkan layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang holistik dan integratif.
“Mari kita dorong bersama-sama agar setiap anak di wilayah distrik mendapatkan hak pendidikan yang layak, menyenangkan, dan berkarakter. Tujuannya adalah melahirkan generasi emas yang sehat, cerdas, ceria, dan berakhlak mulia. Hal ini sejalan dengan visi Pemkab Dogiyai,” tegas Yudas Tebai.
Untuk mendukung kualitas pendidikan sejak dini, Bupati juga mengungkapkan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Dogiyai dalam meningkatkan sumber daya manusia di bidang pendidikan. Pada Rabu (24/6/2026), Pemkab Dogiyai telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Cenderawasih (Uncen).
Penandatanganan dilakukan langsung oleh Bupati Yudas Tebai didampingi Kepala Dinas Pendidikan di Ruang Rapat FKIP Uncen. Kerja sama ini dirancang sebagai investasi jangka panjang untuk menyiapkan tenaga guru PAUD dan TK yang kompeten, profesional, dan berkarakter.
“Program ini akan mencetak guru-guru yang nantinya akan kembali mengabdi di Kabupaten Dogiyai selama 10 hingga 20 tahun ke depan. Dengan guru yang berkualitas, kita memastikan fondasi pendidikan anak usia dini terjaga dengan baik, sehingga cita-cita mewujudkan Generasi Emas Dogiyai dapat tercapai,” pungkas Bupati.
Acara pelantikan dan pengukuhan tersebut dihadiri oleh seluruh Ketua TP-PKK dan Bunda PAUD dari berbagai distrik di Kabupaten Dogiyai, serta Wakil bupati dan Kepala Dinas P & P Dogiyai serta Kabag Humas Setda Dogiyai.












