DOGIYAI – PEMDA DOGIYAI,Id.Bupati Kabupaten Dogiyai, Yudas Tebai, S.Pd., M.Si., kembali membuktikan komitmennya dalam memajukan sektor pendidikan melalui peninjauan langsung pembangunan gedung SMA Negeri 1 Mapia. Peninjauan ini dilakukan sebagai bagian dari evaluasi progres fisik serta identifikasi kebutuhan pendukung guna memastikan sekolah siap beroperasi secara optimal.
Dedikasi Tanpa Henti Bagi Yudas Tebai, kunjungan ke SMA Negeri 1 Mapia bukan sekadar tugas administratif, melainkan perjalanan emosional dan profesional. Gedung-gedung yang sedang dibangun saat ini merupakan kelanjutan dari fondasi yang ia letakkan sejak menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dogiyai.
Dalam satu tahun kepemimpinannya sebagai Bupati (2025), akselerasi pembangunan infrastruktur pendidikan terus digenjot tanpa henti. Apa yang dimulai saat ia menjadi kepala dinas, kini diselesaikan dan ditingkatkan kualitasnya sebagai wujud tanggung jawab penuh terhadap masa depan generasi muda Dogiyai.
“Saya mengenal setiap sudut bangunan ini karena saya sendiri yang merancang dan mengawal pembangunannya sejak awal. Sebagai bupati, tanggung jawab saya tidak berhenti pada seremonial peresmian, tapi memastikan fasilitas ini benar-benar layak, aman, dan mendukung proses belajar mengajar yang berkualitas,” ujar Yudas Tebai saat meninjau lokasi.
Peninjauan kali ini tidak hanya terbatas pada progress konstruksi fisik. Bupati juga melakukan identifikasi mendalam terhadap kebutuhan pendukung operasional, seperti:
• Ketersediaan sarana prasarana pembelajaran (laboratorium, perpustakaan, ruang kelas).
• Fasilitas penunjang
kesejahteraan guru.
Langkah holistik ini menegaskan bahwa pembangunan pendidikan di Dogiyai tidak boleh parsial. Gedung megah tanpa guru berkualitas dan ekosistem yang mendukung hanyalah bangunan kosong.
Menutup kunjungannya, Bupati Yudas Tebai memberikan jaminan tegas kepada masyarakat Mapia dan seluruh stakeholder pendidikan:
“Saya berjanji akan menyelesaikan pembangunan gedung SMA Negeri 1 Mapia, perumahan guru, dan bangunan pendukung lainnya sesuai kemampuan anggaran daerah. Tidak ada alasan bagi anak-anak kita untuk tidak mendapatkan pendidikan berkualitas hanya karena keterbatasan fasilitas. Rumah guru yang layak adalah investasi agar mereka bisa mengajar dengan tenang dan fokus mencerdaskan anak bangsa.”
Komitmen ini sejalan dengan visi “Dogiyai Cerdas, Kuat, dan Maju” yang diusung Pemkab Dogiyai periode 2025-2030. Pendidikan bukan lagi program sampingan, melainkan agenda utama yang mendapat alokasi prioritas dalam APBD.












