DOGIYAI – PEMDA DOGIYAI,Id. Pada Jumat 24 April 2026 – Pemerintah Kabupaten (Pemda) Dogiyai secara resmi melepas 1 orang Koordinator Kabupaten (Korkab) dan 8 orang Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) yang akan bertugas melaksanakan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun 2026. Pelepasan ini menandai dimulainya tahapan verifikasi lapangan sebagai langkah awal realisasi bantuan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Tujuan Utama Program BSPS:Program ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah dalam Meningkatkan kualitas hunian masyarakat kurang mampu,Memastikan warga tinggal di rumah yang layak, sehat, dan aman, Menggerakkan semangat gotong royong dan pemberdayaan masyarakat untuk membangun rumahnya sendiri secara swadaya dengan bantuan stimulan dari pemerintah.
Dalam sambutannya bupati Dogiyai,Yudas Tebai,S.Pd.,M.Si yang dibacakan oleh Asisten III Setda dogiyai,Wilem Tagi,S.IP menyampaikan bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi integritas, dan bersikap profesional di lapangan. Jangan sampai bantuan salah sasaran karena kelalaian atau ketidakjujuran.
Tagi juga mengingatkan agar Tahapan verifikasi lapangan yang dimulai hari ini harus dilakukan secara teliti, objektif, dan tepat sasaran. Pastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang paling membutuhkan (Masyarakat Berpenghasilan Rendah/MBR).
Ia juga mengingatkan agar Wajib berkoordinasi erat dengan Pemerintah Kampung dan tokoh masyarakat setempat.kemudian, Mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proses pendataan hingga penyaluran bantuan.
Tim harus memastikan bahwa pembangunan atau perbaikan rumah nantinya sesuai dengan standar teknis yang telah ditetapkan pemerintah, sehingga rumah yang dihasilkan kokoh dan layak huni.
Bupati dogiyai yang diwakili oleh Asisten III Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Dogiyai diperintahkan untuk terus melakukan pengawasan dan pendampingan intensif agar seluruh rangkaian program berjalan lancar, sesuai rencana, dan bebas dari penyimpangan.
Dengan memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, pelepasan tim ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi terwujudnya ribuan hunian layak di pelosok Dogiyai. Kehadiran 9 personel inti (1 Korkab + 8 TFL) ini adalah ujung tombak keberhasilan program strategis nasional di daerah.
“Rumah bukan sekadar bangunan, tapi tempat bertumbuhnya generasi. Melalui BSPS, Pemda Dogiyai berkomitmen memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam memiliki hunian yang manusiawi”, Kata Wilem Tagi dalam penutupan.






