DOGIYAI – PEMDA DOGIYAI,Id. Pemerintah Kabupaten Dogiyai menggelar kegiatan strategis bertajuk “Sosialisasi Norma, Standar, Kriteria (NSK) Pembinaan Moral dan Karakter Pemuda serta Bimbingan Teknis bagi Pemuda Berprestasi”. Kegiatan ini menjadi bukti serius komitmen pemerintah daerah dalam mempersiapkan generasi muda sebagai aset utama pembangunan berkelanjutan.
Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Homestay Swiss, Nabire, Jumat–Sabtu, 2–3 Oktober 2026, ini diikuti puluhan pemuda asal Kabupaten Dogiyai.
Dalam sambutannya, saat membuka kegiatan, Willem Tagi yang diwakili oleh bupati Dogiyai,Yudas Tebai,S.Pd.,M.Si menekankan bahwa pengembangan perwakilan Pemerintah Daerah menekankan bahwa masa depan roda pemerintahan dan kemajuan masyarakat sangat bergantung pada kualitas pemuda saat ini. Namun, potensi besar tersebut tidak akan optimal tanpa arah yang jelas, pondasi moral yang kuat, serta kompetensi yang mumpuni.
Kegiatan ini mengintegrasikan tiga aspek krusial yang dianggap vital bagi perkembangan pemuda di era digital:
1. Pemahaman Regulasi (NSK): Pemuda diajak untuk memahami Norma, Standar, dan Kriteria dalam berorganisasi. Dengan memahami batasan hukum dan tata kelola yang berlaku, pemuda dapat berkontribusi secara legal, profesional, dan terhindar dari jeratan hukum akibat ketidaktahuan.
2. Pembinaan Moral dan Karakter: Di tengah derasnya arus globalisasi dan tantangan degradasi moral, kecerdasan intelektual saja tidak cukup. Pemerintah menegaskan bahwa integritas moral—seperti kejujuran, disiplin, toleransi, dan nasionalisme—adalah “bintang utama” yang harus melekat pada setiap pemuda. Tanpa karakter, kepintaran justru bisa membawa kemunduran.
3. Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Pemuda Berprestasi: Prestasi yang telah diraih tidak boleh berhenti di situ. Melalui Bimtek, pemerintah memfasilitasi up-skilling atau peningkatan keahlian teknis agar para pemuda mampu bersaing tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional hingga internasional.
Pemerintah Daerah juga membuka ruang seluas-luasnya bagi kreativitas dan inovasi pemuda. “Kami butuh ide-ide segar dan solusi konkret dari kalian untuk membangun daerah yang kita cintai ini,” ujar Wilem Tagi. Para peserta didorong untuk menyerap ilmu sebanyak-banyaknya, memperluas jejaring (networking), dan membuka cakrawala berpikir selama kegiatan berlangsung.
Kepada para narasumber, pemerintah Kabupaten Dogiyai menitipkan harapan agar dapat memberikan suplemen ilmu, motivasi, dan bimbingan terbaik, sehingga para pemuda ini siap tampil sebagai pemimpin masa depan yang kompeten dan berakhlak mulia.












