DOGIYAI – PEMDA DOGIYAI,Id.Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap perekonomian rakyat kecil, Bupati Kabupaten Dogiyai, Yudas Tebai, S.Pd., M.Si., secara langsung menyerahkan bantuan peralatan kerja berupa alat-alat pertukangan kayu (senyor) kepada sejumlah pengrajin dan tukang kayu di kabupaten Dogiyai pada Minggu Sore,di Kediaman 13 September 2026.Penyerahan bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil karya para perajin lokal.
Bantuan yang diserahkan meliputi berbagai peralatan standar pertukangan modern yang selama ini sulit diakses oleh pengusaha mikro akibat keterbatasan modal. Langkah ini sejalan dengan visi Bupati Yudas Tebai dan Wakil Bupati Yuliten Anouw, S.E. untuk memberdayakan potensi lokal dan menciptakan kemandirian ekonomi berbasis keahlian tangan masyarakat Dogiyai.
Dalam sambutannya, Bupati Yudas Tebai menekankan bahwa sektor kerajinan kayu memiliki potensi besar untuk menjadi komoditas unggulan daerah, baik untuk kebutuhan konstruksi rumah adat maupun furnitur rumah tangga. Namun, hambatan utama seringkali terletak pada ketersediaan alat yang memadai.
“Saya melihat banyak saudara-saudara kita yang sangat ahli dalam mengolah kayu, tetapi terkendala oleh alat yang sederhana. Dengan adanya bantuan alat senyor ini, saya berharap hasil pekerjaan mereka menjadi lebih rapi, lebih cepat, dan bernilai jual tinggi. Ini adalah investasi kami untuk keterampilan putra daerah,” ujar Bupati Yudas Tebai saat menyerahkan bantuan secara simbolis.
Para penerima bantuan, yang merupakan perwakilan dari berbagai kampung di Dogiyai, menyambut gembira inisiatif Pemkab tersebut. Mereka mengaku selama ini harus menyewa alat atau menggunakan peralatan tradisional yang memakan waktu lebih lama dalam pengerjaan.
“Dengan alat baru ini, kami bisa menerima pesanan lebih banyak. Kualitas potongan kayu juga jadi lebih presisi. Terima kasih kepada Bapak Bupati yang tidak lupa memperhatikan nasib kami, para tukang kayu kecil,” ungkap Bapak Yakobus Pigome, salah satu penerima bantuan dari Kampung Ekimani.












