DOGIYAI – PEMDA DOGIYAI,Id.Pemerintah Kabupaten Dogiyai, melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), secara resmi meluncurkan sosialisasi Program Bantuan Stimulasi Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan perdana ini berlangsung di Halaman Balai Kampung Idakotu, Distrik Kamuu, pada Senin, 8 Juni 2026.
Sosialisasi dibuka langsung oleh Kepala Dinas Perkim Kabupaten Dogiyai, Daniel Boma, S.Pd., dengan mengusung tema strategis: “Gotong Royong Membangun Rumah untuk Rakyat”. Tema ini menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan rumah tidak hanya bergantung pada bantuan dana pemerintah, tetapi juga pada partisipasi aktif dan kebersamaan masyarakat penerima manfaat.
Kegiatan ini merupakan langkah konkret pasca-selesainya proses verifikasi lapangan.
Berdasarkan data validasi, sebanyak 200 unit rumah di berbagai kampung se-Kabupaten Dogiyai telah ditetapkan sebagai penerima manfaat BSPS Tahap I. Kampung Idakotu menjadi lokasi perdana sosialisasi sebelum kegiatan serupa dilaksanakan di kampung-kampung lainnya.
Dalam sambutannya, Daniel Boma, S.Pd. menyampaikan bahwa program BSPS adalah bentuk nyata perhatian pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui penyediaan hunian yang layak, sehat, dan aman.
“Keberhasilan Program BSPS sangat bergantung pada sinergi tiga pilar: Pemerintah sebagai fasilitator, Pendamping Lokal sebagai pengawas teknis, dan Masyarakat sebagai pelaksana utama. Tanpa kerja sama yang erat, tujuan perbaikan rumah tidak akan tercapai maksimal,” ujar Daniel Boma.
Beliau juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya penerima manfaat, untuk:
• Memahami mekanisme pencairan dan penggunaan dana BSPS secara transparan.
• Menyediakan kontribusi gotong royong berupa tenaga kerja atau material lokal.
• Melaporkan progres pembangunan dengan dokumentasi foto yang jelas dan akurat.
Kegiatan Sosialisasi ini,Masyarakat Kampung Idakotu menyambut hangat kehadiran rombongan Dinas Perkim. Mereka berharap program BSPS tidak hanya memperbaiki fisik bangunan rumah, tetapi juga mendorong terciptanya lingkungan permukiman yang lebih tertib, bersih, dan nyaman di Distrik Kamuu.
“Kami senang karena ada perhatian khusus dari pemerintah. Dengan adanya pendampingan dan bantuan ini, kami yakin kondisi rumah warga akan jauh lebih baik daripada sebelumnya,” ungkap salah satu tokoh masyarakat setempat.
Melalui sosialisasi ini,Dinas Perumahan dan Permukiman berharap pelaksanaan Program BSPS Tahun 2026 dapat berjalan lancar, bebas dari kendala administrasi, dan tepat sasaran. Dampak positifnya diharapkan tidak hanya dirasakan oleh 200 kepala keluarga penerima bantuan, tetapi juga menular ke kesadaran umum tentang pentingnya hunian layak bagi kesehatan dan produktivitas masyarakat Dogiyai.
Sosialisasi akan terus berlanjut ke kampung-kampung lain sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh Dinas Perkim Kabupaten Dogiyai.











