DOGIYAI – PEMDA DOGIYAI,Id.Pemerintah Kabupaten Dogiyai melaksanakan apel gabungan bagi ASN dan tenaga kontrak di lingkungan pemerintah kabupaten Dogiyai, bertempat di halaman Kantor Bupati Dogiyai, Senin (24/11). Yang mengambil bagian dalam apel kali ini adalah dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dogiyai.
Asisten 2 Setda Kabupaten Dogiyai, Natalis Agapa, SE, menyoroti soal kedisiplinan pegawai dan secara khusus mengingatkan kepada para CPNS ataupun ASN yang biasa mangkir dari tempat tugas dan turun ke Nabire berlama-lama.
“Disiplin adalah yang paling utama bagi kita bersama sebagai ASN, yang harus dipatuhi. Sebelum dapat pekerjaan, kita pernah berdoa bahwa saya ingin jadi ASN dan mengabdi untuk daerah saya. Sekarang Tuhan sudah kasih jabatan itu, kita harus buktikan dengan tindakan nyata,” kata Agapa.

Agapa juga menekankan bahwa ASN punya tugas pokok adalah bekerja dan melayani masyarakat di kantor. “Guru, tugas pokoknya mengajar. Tenaga Kesehatan, tugas pokoknya melayani pasien. Anak sekolah, tugas pokoknya belajar pergi-pulang sekolah. Tuhan sudah atur semua. Kita sebagai ASN, ada hak dan kewajiban yang melekat pada kita. Jangan sampai kita tuntut hak, tetapi kewajiban kita tidak kerjakan. Harus berimbang. Secara agama juga berdosa. Kita punya tugas yang Tuhan sudah kasih kita tidak kerjakan sungguh-sungguh,” tambahnya.
Agapa juga menyoroti secara khusus, banyak ASN bahkan CPNS yang baru lolos pada formasi kemarin yang mangkir dari tempat kerja di Dogiyai dan menghabiskan waktu berminggu-minggu di Nabire.
“Di Nabire, saya sering melihat, ada pegawai kita di sini yang pagi pergi antar anaknya yang bersekolah di bawah. Ada juga yang ojek-ojek di Nabire, cari pendapatan tambahan. Padahal status pegawai aktif di Dogiyai. Pegawai lain pergi pulang ke kantor, kerja, yang lain enak-enak di kota hanya terima gaji tiap bulan itu tidak bisa. Harus berubah. Kalau ada anak, mau sekolahkan di Nabire itu tidak apa-apa. Itu hak. Tapi harus titip di keluarga. Atau yang bersama anak di Nabire adalah istri atau suami yang tidak berstatus kerja di Dogiyai,” tegas Agapa.

Terakhir, kepada para tenaga kontrak ataupun ASN, lebih khusus untuk anak-anak muda, Agapa mengatakan bahwa belakangan banyak anak muda yang sakit-sakit dan mengalami kematian tidak wajar. Semua itu bisa jadi juga karena mengkonsumsi miras lalu mencuri dan merusak barang milik orang lain. Atau memukul atau membunuh orang lain.
“Tiga hal ini harus dihindari oleh anak muda karena apabila kita menyakiti orang lain, balasan dari mereka bisa tidak secara langsung, tetapi dari belakang. Kita lihat di Dogiyai ini ada beberapa anak muda yang sakit tiba-tiba, ada yang meninggal, kecelakaan dapat tabrak, dan kena sakit penyakit lain. Ini bisa jadi imbas dari kenakalan dan kelakuan dari kita sendiri. Karena itu ke depan harus hati-hati,” katanya.
Apel gabungan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab ASN dan tenaga kontrak di Kabupaten Dogiyai untuk aktif masuk kantor, bekerja lebih baik dan melayani masyarakat dengan sungguh-sungguh untuk Dogiyai yang bermutu.
( Humas Pemkab Dogiyai )












