DOGIYAI – PEMDA DOGIYAI,Id. Pada Sabtu, 14 Maret 2026, Bupati Kabupaten Dogiyai, Yudas Tebai, S.Pd., M.Si, secara resmi menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun anggaran 2026 kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan badan pemerintah daerah.
Acara berlangsung di Kantor Keuangan Dogiyai, dengan didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Drs.Petrus Agapa,M.Si.
Penyerahan ini menjadi langkah awal untuk memulai pelaksanaan APBD 2026, yang bertujuan mendukung pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, dan kegiatan pemerintahan lainnya di wilayah tersebut.
” Bupati Yudas Tebai menekankan pentingnya DPA sebagai panduan utama bagi OPD dalam mengelola anggaran daerah”,Katanya.
Ia menyatakan bahwa penyerahan ini menandai dimulainya semua aktivitas pemerintahan untuk mencapai tujuan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat pada 2026.
Selain itu, beliau mengimbau seluruh jajaran untuk menjalankan tanggung jawab dengan profesionalisme, menggunakan kewenangan secara bijaksana, dan memastikan anggaran digunakan tepat sasaran sesuai regulasi.
INSTRUKSI PENTING DARI BUPATI TERKAIT IMPLEMENTASI DAN PENGAWASAN.
Bupati juga memberikan beberapa instruksi khusus untuk memastikan efisiensi dan akuntabilitas anggaran:
*. Penyelesaian Pekerjaan Fisik : Bagi kepala OPD dan badan yang memiliki proyek fisik belum rampung 100%, harus segera menyelesaikannya sebelum audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Jika tidak, proses akan ditindaklanjuti melalui pihak ketiga untuk percepatan.
*. Pengelolaan Aset : Mengacu pada temuan aset, dinas atau bidang terkait perlu menyiapkan surat permohonan untuk tertib administratif pasca-Lebaran. Semua kepala OPD dan badan pemilik kendaraan roda dua, empat, serta aset lainnya akan diundang untuk verifikasi dan normalisasi.
*. Manajemen Pegawai: Untuk pegawai yang telah meninggal dunia atau pensiun, OPD harus segera melaporkan dan membantu proses pensiun. Bupati menyoroti masalah pegawai “seumur hidup” di Dogiyai yang menyebabkan beban anggaran besar, sehingga diperlukan koordinasi cepat. Selain itu, sistem penerbitan pegawai baru akan diterapkan untuk menghentikan praktik gaji dan kinerja yang dibayarkan di luar daerah tanpa kontribusi nyata di Dogiyai.
Instruksi-ini mencerminkan komitmen pemerintah Dogiyai untuk transparansi anggaran dan optimalisasi sumber daya manusia, guna mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan layanan publik yang lebih baik.












